Seperti menghitung hari yang sampai kapanpun saya juga
tidak mengerti dan mengetahui kapan kabar selanjutnya akan datang. Kamu
seseorang yang saya rindukan.
Ada apa dengannya, namun jika aku memikirkan hal yang
tidak baik maka akan terjadi hal yang demikian. Makanya aku hanya berusaha
mencoba untuk tidak ikut terjerat dalam sesuatu hal, dimana aku sendiri juga tidak memahaminya dengan baik. Aku selalu
berdoa dia disana juga melakukan hal yang baik untuk kita kedepannya. Aku benar benar tidak ingin menjadi seperti aku yang 10 tahun
yang lalu. Hanya karena keegoisanku yang sesaat aku menghapusnya selamanya dari
kehidupanku. Meski hingga saat sekarang ini aku masih memikirkannya. Memikirkan
kenapa semua ini dimulai, dari mana ini bermula, mengapa aku melakukan hal
tersebut, dan kenapa kemudian aku meninggalkannya.
Aku telah berjanji pada diriku sendiri bahwa jika aku
menemui jalan yang serupa meski bukan dengannya maka aku tidak akan melepasnya,
aku akan berusaha menjaganya seperti halnya aku menjaga adik-adikku, ayah-ibuku,
keluargaku, dan diriku sendiri. Aku tahu
bagaimana rasanya terluka dan kecewa karena sikap yang kita timbulkan sendiri.
Aku juga merasa sangat bersalah padanya dahulu yang teramat menyayangiku. Meski
sekarang tak mudah bagiku untuk dapat melihat masa itu kembali apalagi kembali
pada waktu itu, aku berusaha untuk tidak juga menyakiti diriku lagi dan dia
seseorang yang kemudian datang untukku dengan keterbukaan hati.
Jika saat kau datang aku masih belum mampu membuka
diriku sepenuhnya, maka tolong bersabarlah untuk hal itu. Beri aku waktu untuk
dapat berdamai dengan masa lalu yang cukup pahit untuk aku ingat. Jika aku
bersikap sangat dingin padamu, sebenarnya bukan aku marah terhadapmu hanya saja
hati-hati dalam setiap ucapan dan tindakan menjadi satu-satunya langkah yang
dapat aku lakukan karena aku takut kau tersakiti. Jika aku tak dapat menunjukkan
seperti apa perasaanku, bukan berarti aku tak menyayangimu hanya saja aku tak
dapat bersikap seperti yang kebanyakan mereka lakukan. Hal tersebut begitu
berat aku lakukan mungkin karena selama 10 tahun belakangan ini aku berusaha
untuk menyembuhkan luka dan menenangkan pikiranku dengan hal lain yang dapat
menyibukkanku sehingga aku tak mengingat masa itu kembali.
Kehidupan aku yang mereka (baca:orang lain) lihat nampak
begitu sempurna, semua berjalan dengan mulus tanpa ada yang terhambat. Kepada siapapun
aku berbicara dengan seseorang selalu mereka mengatakan iri akan kehidupanku,
prestasiku, karir dan yang lainnya dariku. Tanpa mereka bertanya kenapa selalu
ada senyum disetiap pagi hingga aku terlelap dari diriku, kenapa selalu ada
semangat yang kuat dalam diriku, kenapa selalu ada energy yang besar saat
denganku? Tidakkah memikirkan bahwa aku juga memiliki hal lain disamping itu?
Yah seperti
itulah aku, mengcover semuanya dengan
sangat sempurna. Dengan segudang masalah luar biasa yang tak pernah mereka
pikirkan ada dalam benak, diriku, dan kehidupanku. Termasuk kedua orang tuaku. Aku
bahkan tak memiliki kekuatan sedikitpun untuk dapat mengatakan apa yang aku
pikirkan, aku rasakan dan ingin aku lakukan. Kesalahan menyakiti seseorang itu
benar-benar sangat menyakiti diri kita sepenuhnya. Diriku adalah musuh terbesar
bagiku. Ia seperti api besar yang jika aku tak melawannya maka akan membakarku,
juga seperti es yang sangat dingin jika aku tak mencairkannya maka aku akan
beku, juga seperti teman dan musuh dalam bersamaan.
Kau tahu? Semuanya terekam baik dalam memoriku, tanpa
dapat aku katakan kepada siapapun. Menulis? Yah mungkin dengan menuliskannya
seperti ini ada sedikit keringanan dan
kelapangan dalam hatiku. Bukan karena aku tak mempercayaimu untuk aku bagi
cerita ini dengamu, hanya saja aku khawatir ini akan memberatkanmu. Maaf ya,
tidak terbuka.
Saat ini aku benar-benar merindukanmu, sangat merindukan
kamu. Tapi bagaimana mengatakannya? Aku tak memiliki kekuatan sedikitpun untuk
hal itu. Yah kembali aku hanya dapat mengatakannya disini, dia tempat yang ia
tak dapat berbicara dan tak dapat pula menyampaikannya padamu. Apa mau dikata?.
Sayang, apa kabarmu?
Someone
Someone who can’t say what want her say
Just remember about u, who missing u so
bad!
Let’s to meeting
Today.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar