Hello?
*** changed a lot, don't look back, i can't hold ***
sebenarnya saya ingin bicara banyak hal, datanglah walau hanya sebentar saja
karena ini hampir membunuhku, tidakkah ini sedikit menyiksa?
meski tidak semudah yang kita pikirkan, tell me
sometimes i miss our boring conversation
terkadang kesabaran memang menjadi pertanyaan,
Sebuah proses!
Berubah bukan karena bukti tapi karena keyakinan
Ketika memilih untuk diam, mungkinkah saat itu sedang kecewa dengan keadaan,
tapi juga mencoba untuk bisa sedikit lebih kuat
Karena bersabar itu sedikit menyakitkan, diam itu menyiksa, dan bicara pun percuma
Layaknya mengupas bawang, disaat kita berusaha menguliti untuk mendapatkan bagian terbaiknya
terkadang juga kita harus mengeluarkan air mata karenanya
sehingga terkadang kita juga ingin berjalan diderasnya hujan agar tak ada yang mengetahui kita menangis
Jika ingin menyamai sesuatu atau ingin menjadi seperti sesuatu maka jangan pernah bermimpi untuk dapat
menyamai atau menjadi sepertinya, karena itu akan menyakiti diri sendiri, namun laksanakan
saja hal-hal baik yang dapat kau lakukan maka takkan terasa bahwa kau telah berjalan
jauh dari tempat semula dirimu. Bersabarlah untuk sebuah perjalanan, maka kesuksesan akan menghampiri dengan sendirinya, karena kesuksesan adalah sebuah perjalanan bukan tujuan.
Kebenaran, kepatutan, kebijaksanaan, kepercayaan, adalah kebajikan yang harus ditegakkan oleh setiap orang. jika kita melihat sesuatu berdasarkan apa yang ingin kita lihat darinya dan apa yang dapat kita percaya darinya, sebenarnya akan membuat kita terlalu naif bukan?
karena kebenaran sejatinya akan terpancar dan terlihat meski kita berusaha menutupinya. Tidak ada alasan apapun untuk menolak sebuah kebaikan bukan? meskipun kita hidup tidak abadi, tapi abadikanlah hidup kita dengan kebaikan-kebaikan.
” Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasehat-menasehat supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” ( QS. : Al – Ashr 1-3 )
” Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasehat-menasehat supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” ( QS. : Al – Ashr 1-3 )
serbuk kemenangan itu selalu ada pada diri kita sendiri
apakah hanya akan kita simpan dalam genggaman atau kita gunakan tergantung pada kita. Tak perlu menunggu menjadi hebat untuk menjadi seperti yang kita inginkan.
life is choice
Segala sesuatu yang terjadi, yang sedang terjadi, dan yang kan terjadi adalah hasil dari pilihan kita
karena hidup ini hanya sebentar. hanya sekali, dan kita akan hidup seperti apa yang kita pilih.
Maka dengan penuh kesadaran, setipa pilihan yang kita buat juga akan membuahkan apakah akan mendekatkan kita atau menjauhkan kita dari Syurga-Nya .
jangan menjadi setengah pecah setengah utuh,
karena hidup seperti perlombaan untuk mendapatkan pahala dan Syurga-Nya
maka sadari lah tujuan perlombaan itu, yaitu membuat semua orang mencapai garis finish.
Letr's be better, guys!
My Refresh for our heart
Perjalanan yg mungkin sebelumnya tidak akan pernah terpikirkan. Mungkin tidak pernah terlintas saat harus pergi. Sadar akan kenyataan waktu lalu yg tidak mampu untuk berada jauh dari keakraban suasana itu. Tapi Jalan pemberian Mu mengharuskan sampai disini. Untuk menjalankan sebagian dari perjalanan jalan hidup dari Mu, karena yakin bahwa ini hanya sebagian dari rencana Mu yang akan selalu indah bagi setiap pemuja Mu.
Jalan yang aku yakini bahwa ini lah sebagian dari doa-doa orang tua ku yang selalu mengharapkan setiap keturunannya menikmati keindahan dalam perjalanan hidupnya.
Akhirnya, permulaan ini akan mengawali langkah kedepan diriku. Persiapan untuk menghadapi masa kedepan dimulai dari tempat ini. Perlu kerja keras untuk mewujudkan semuanya menjadi indah seperti permintaan dari setiap doa-doa yang dipanjatkan. Banyak orang mengatakan sudah saatnya untuk melaksanakan kewajiban yang dianjurkan sesuai dengan kepercayaanku. Namun, aku menganggap itu belum ada sama sekali dalam pikiran, entah apa yang sedang benar-benar ada dalam pikiran saat ini. Bahkan, hingga saat sekarang ini pun masih belum ‘sadar’ akan kebiasaan baru yang harus dijalani. Banyak pikiran saat menjalani kebiasaan itu, merasakan kekurangan yang ada saat melakukannya. Sampai menganggap diri sendiri ‘belum’ berguna bagi keadaan disekitar ku saat ini. Merasa tidak bermanfaat atas kondisi disekitar ku. Pikiran yang sebenarnya akan semakin membuat semangat yang sudah ada menjadi tidak berguna sama sekali.
Namun, aku masih percaya akan satu kalimat Mu, bahwa Engkau tidak akan memberi beban terlalu berat pada setiap pemuja Mu. Sehingga aku yakin, satu waktu nanti aku dapat keluar dari keadaan ini. Aku sangat yakin bahwa keadaan yang sekarang ini menjadi pelajaran dan permulaan atas apa yang akan berakhir dengan masa indah saat tiba waktunya nanti.
Akhirnya sebuah proses harus dijalani untuk mencapai masa nanti, masih akan tetap mengharapkan akan datangnya doa-doa dari seberang sana agar tetap berlalu masa-masa ini dengan manis. Aku pun disini akan selalu berdoa untuk keakraban suasana disana yang aku tinggalkan.
Semoga tidak ada yang salah ketika disetiap untaian doaku untuk mengharap kedekatan suasana ini, untuk kembali menyatukan suasana yang sementara terpisah entah sampai berapa lama. Sebenarnya aku takut atas ‘permohonan’ ini, aku takut seakan tidak menghargai atas rezeki yang telah diberikan Nya.Demi masa atas apa yang aku minta...
Ya Rabbi ampuni atas kesalahan ku dan keluargaku hingga saat ini. Mudahkan segala urusanku. Tidak lupa aku akan senatiasa melibatkan Mu dalam setiap urusan diriku…


Tidak ada komentar:
Posting Komentar